| A | Merah | 0,3±0,1 N·cm |
| X | Disesuaikan | |
| Bahan | |
| Basis | PC |
| Rotor | POM |
| Menutupi | PC |
| Gigi | POM |
| Cairan | Minyak silikon |
| Cincin O | Karet silikon |
| Daya tahan | |
| Suhu | 23℃ |
| Satu siklus | →1,5 arah searah jarum jam, (90r/min) |
| Seumur Hidup | 50.000 siklus |
1. Torsi vs Kecepatan Rotasi pada Suhu Ruangan (23℃)
Torsi peredam oli berubah sebagai respons terhadap kecepatan putaran, seperti yang digambarkan pada diagram terlampir. Peningkatan kecepatan putaran menghasilkan peningkatan torsi yang sesuai.
2. Torsi vs Suhu pada Kecepatan Putaran Konstan (20r/min)
Torsi peredam oli dipengaruhi oleh variasi suhu. Secara umum, ketika suhu menurun, torsi cenderung meningkat, dan ketika suhu meningkat, torsi cenderung menurun. Pola ini berlaku ketika mempertahankan kecepatan putaran konstan 20 r/min.
Peredam putar memungkinkan penutupan yang lembut di berbagai industri seperti tempat duduk, furnitur, dan otomotif.